insiden sepeda kuning !

bismillah …

sebenernya rada konyol nulis artikel ecek-ecek yang intinya memberitahukan bahwa saya jatuh dari sepeda kuning UI. tapi ternyata ada makna dibalik jatuhnya saya.

awalnya saya naik sepeda diajak oleh teman saya, tujuannya cuma ingin ke BNI di sebelah FKM yang notabene di depan FIK ! haha . mubazir sekali …………….

bismillah, ucapan pertama yang hanya bisa saya ucapakan ketika dengan susah payah duduk di atas jok sepeda yang lumayan tinggi. selanjutnya saya mengendarainya dengan oleng, tapi alhamdulillah sampai di Rektorat UI, saya masih berada di atas sepeda dengan nikmatnya. di sebelah saya, muka teman saya didera kelelahan yang amat sangat.

lalu saya berteriak ” makanya jangan digenjot mulu sepedanya” ! (sok ahli).

ketika mendekati danau kenanga UI, saya merasa di atas angin, tiba” sepeda saya melaju dengan sangat cepat padahal turunan, selanjutnya oleng, dan pada akhirnya menabrak pembatas jalan, saya pun terperosok dengan kerasnya di rumput ! astagfirullah sakit banged !

yang saya lakukan, berteriak kepada teman saya, dan meringis sambil senyum bodoh (mau nangis) . namun, tangisan itu gak jadi, berganti dengan kepanikan karenaban depan sepedanya bengkok ! parah banged ! ya ALLAH , mau mengganti pake apa?

satu orang datang, ikhwan, dia bingung, setelah berbasa-basi, dia pergi dengan mengucap maaf. saya hopeless ! akhirnya sampai di shelter sepeda kuning di depan BALAIRIUNG UI. bertemulah ssaya denagn mas” petugas shelternya.

“mas, saya baru jatuh dari sepeda, sepedanya rusak parah. bisa tolong saya gak ?” tanpa babibu lagi, dia menuju sepeda saya terparkir.

“masyaallah, parah amd rusaknya !” sambil takjub terus ketawa. katanya ini baru pertama kali, dan setelah mencoba mengutak-atik, dia nyerah.

namun, bukan itu yang membuat saya sangat ingin menulis kisah ini. mas tony, penjaga shelter sepeda yang menolong saya, melontarkan hal yang membuat saya ingin marah,malu, sekaligus sedih. hiks

“biasanya musibah yang terjadi sama kita akibat perilaku kita sehari-hari. mba introspeksi diri aja, sehari-hari ngapai aja mba, bisa jatuh separah ini ? mungkin jaman Rasulullah, orang-orang yang berbuat maksiat atau sebagainya, langsung ditimpakan musibah. tapi, klo jaman sekarang, ALLAH menegur kita yaa kaya kecelakaan atau kejadian aneh sehari-hari.”

fiuhhhhhhhh !

rasanya ingin marah, koq masnya jahat banged sey ! kalo diliat selama ini saya baik-baik aja koq ! gak suka aneh-aneh.

MALU ! apa-apaan ini ? koq ampe hal kaya gitu harus diingetin ama orang lain ! malu sama jilbab ! malu bangedd dah !

sedih ! jelas sedihlah ! nasihatnya nancepp banged ! ditambah luka lecet di lengan dan lulut perih banged rasanya.

dari sanalah saya berpikir, bahwa ternyata saya masih jauh dari kata sempurna, ibarat batu karang, banyak celah-celah di dalam diri saya. dan satu hal nilai yang saya tarik dari insiden ini, ALLAH memberikan saya kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas saya yang mulai gak normal (terlalu maksa).

untuk semua itu, saya mengucap alhamdulillah dan makasih sebesar-besarnya buat mas toni yang dengan tulus mengingatkan dan menolong saya !

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.